Archive for September, 2007

Modul Pengubah Password Login Squirrelmail

#cd /downloads/qmailrocks
#tar xzpf courierpassd-1.1.2.tar.gz
#./configure
#make && make install

Pertama kita pasang program identd terlebih dahulu untuk mengumumkan port yang akan dibuka oleh system, dalam praktek ini saya menggunakan program xidentd.
#cd /etc/xinetd.d
#nano courierpassd
Isi dari courierpassd

———————-
service courierpassd
{
port = 106
socket_type = stream
protocol = tcp
user = root
server = /usr/local/sbin/courierpassd
server_args = -s imap
wait = no
only_from = 127.0.0.1
instances = 4
disable = no
}
———————–

# nano /etc/services

Masukkan script berikut ini (simpan aja paling bawah ….)

courierpassd 106/tcp #for /etc/xinetd.d/courierpassd

#/etc/init.d/xinetd restart

Comments

Memaksa Membuang Paket Binary Di Debian

ini salah satu contoh-nya silahkan langsung dipraktekkan

# dpkg –force-depends –purge exim4 exim4-base exim4-config exim4-daemon-light

Comments

Firewall Windows 2003

Klik Link Dibawah ini, Berisi tentang artikel step by step installasi firewall di Windows 2003

http://www.msfirewall.org/isa2004/ipsecsitetosite/sitetositeipsec.htm#_Toc64301263

Comments

Tips Trik Setting rp-pppoe

Pada tulisan saya yang lalu mengenai ADSL Bridge, saya jelaskan installasi singkat program rp-pppoe, maka pada tulisan ini saya mencoba memberikan tips dan triks dalam mengkonfigurasi program rp-pppoe di linux debian linux,

kenapa perlu saya tuliskan disini ?, karena setelah saya baca mengenai manual installasi rp-pppoe di website resmi mereka, program ini secara resmi hanya menyediakan paket untuk linux RedHat dan Turunan-nya yang menggunakan basis RPM (Redhat Package Manager). Jadi kalo di debian kita mesti mengakali setting konfigurasi program rp-pppoe agar bisa jalan dengan normal saat mesin dijalankan.

Singkatnya, mesin Debian Linux yang akan digunakan sebagai gateway ADSL ini nantinya ketika di start dari kondisi mati ke sampai Jalan dengan normal harus bisa menjalankan rp-pppoe secara otomatis,

langsung to the point aja ya ?

setelah install rp-pppoe, maka kita akan mendapatkan binary pppoe di folder "/usr/bin/" paket program-nya adalah berawalan ppp*.

root@ptpn:~# cd /usr/sbin/
root@ptpn:/usr/sbin# ls ppp*
pppd pppoeconf pppoe-relay pppoe-sniff pppoe-status
pppdump pppoe-connect pppoe-server pppoe-start pppoe-stop
pppoe pppoe-discovery pppoe-setup pppoe-start~ pppstats

ikuti langkah langkah berikut ini,

1. Langkah Pertama, Setting Konfigurasi PPPOE

root@ptpn:/usr/sbin# pppoe-setup
Welcome to the Roaring Penguin PPPoE client setup. First, I will run
some checks on your system to make sure the PPPoE client is installed
properly…

Looks good! Now, please enter some information:

USER NAME

>>> Enter your PPPoE user name (default 15784011007898@telkom.net):

INTERFACE

>>> Enter the Ethernet interface connected to the DSL modem
For Solaris, this is likely to be something like /dev/hme0.
For Linux, it will be ethn, where ’n’ is a number.
(default eth0):

Do you want the link to come up on demand, or stay up continuously?
If you want it to come up on demand, enter the idle time in seconds
after which the link should be dropped. If you want the link to
stay up permanently, enter ’no’ (two letters, lower-case.)
NOTE: Demand-activated links do not interact well with dynamic IP
addresses. You may have some problems with demand-activated links.
>>> Enter the demand value (default no):

DNS

Please enter the IP address of your ISP’s primary DNS server.
If your ISP claims that ’the server will provide DNS addresses’,
enter ’server’ (all lower-case) here.
If you just press enter, I will assume you know what you are
doing and not modify your DNS setup.
>>> Enter the DNS information here:

PASSWORD

>>> Please enter your PPPoE password:
>>> Please re-enter your PPPoE password:

FIREWALLING

Please choose the firewall rules to use. Note that these rules are
very basic. You are strongly encouraged to use a more sophisticated
firewall setup; however, these will provide basic security. If you
are running any servers on your machine, you must choose ’NONE’ and
set up firewalling yourself. Otherwise, the firewall rules will deny
access to all standard servers like Web, e-mail, ftp, etc. If you
are using SSH, the rules will block outgoing SSH connections which
allocate a privileged source port.

The firewall choices are:
0 – NONE: This script will not set any firewall rules. You are responsible
for ensuring the security of your machine. You are STRONGLY
recommended to use some kind of firewall rules.
1 – STANDALONE: Appropriate for a basic stand-alone web-surfing workstation
2 – MASQUERADE: Appropriate for a machine acting as an Internet gateway
for a LAN
>>> Choose a type of firewall (0-2):

2. Langkah Kedua, Menjalankan rp-pppoe

root@ptpn:/usr/sbin# pppoe-start

3. Langkah Ketiga, Menambahkan script Boot Up

Pada langkah ini, kita tambahkan script boot up di konfigurasi /etc/network/interfaces

auto eth0
iface eth0 inet static
address 10.252.1.2
netmask 255.255.0.0
#gateway 10.252.1.1
dns-nameservers 202.134.1.10 202.134.0.155 192.168.11.254
name Ethernet LAN card
broadcast 10.252.255.255
network 10.252.0.0
post-up /usr/sbin/pppoe-start

4. Langkah Keempat, Menambahkan default routing dari server yang kita gunakan ke arah IP yang diperoleh dari interface PPP0, cara melihatnya yaitu lakukan dengan perintah ifconfig.

root@ptpn:/usr/sbin# ifconfig

ppp0 Link encap:Point-to-Point Protocol
inet addr:222.124.227.149 P-t-P:203.130.244.160 Mask:255.255.255.255
UP POINTOPOINT RUNNING NOARP MULTICAST MTU:1492 Metric:1
RX packets:175883 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:204645 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:3
RX bytes:143887883 (137.2 MiB) TX bytes:24211662 (23.0 MiB)

Dari informasi diatas kita mendapatkan IP ADSL, 222.124.227.149 , kemudian jadikan IP ini sebagai default gateway dari mesin kita, secara manual perintahnya bisa kita ketik :

root@ptpn:# route add default gw 222.124.227.149

akan tetapi dalam tulisan ini, kita akan memodifikasi script pppoe-start, dengan menambahkan perintah route add default gw 222.124.227.149 ke line 173

root@ptpn# joe /usr/sbin/pppoe-start

# Monitor connection
TIME=0
while [ true ] ; do
${exec_prefix}/sbin/pppoe-status $CONFIG > /dev/null 2>&1

# Looks like the interface came up
if [ $? = 0 ] ; then
# Print newline if standard input is a TTY
tty -s && $ECHO " Connected!"
/sbin/route add default gw 222.124.227.149 —-> Line 173
exit 0
fi

if test -n "$FORCEPING" ; then
printf "%s" "$FORCEPING"
else
tty -s && printf "%s" "$PING"
fi
sleep $CONNECT_POLL
TIME=`expr $TIME + $CONNECT_POLL`

5. Langkah Kelima, Lakukan reboot mesin dan check routing.

Jika setting diatas telah selesai, kemudian lakukan reboot mesin gateway ADSL anda, kemudian lakukan checking terhadap kondisi jaringan

Check Interface ppp0

ppp0 Link encap:Point-to-Point Protocol
inet addr:222.124.227.149 P-t-P:203.130.244.160 Mask:255.255.255.255
UP POINTOPOINT RUNNING NOARP MULTICAST MTU:1492 Metric:1
RX packets:187175 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:217660 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:3
RX bytes:153436864 (146.3 MiB) TX bytes:25799108 (24.6 MiB)

Check Table Routing –> pastikan Default Gw Adalah ke IP Speedy …

Oke Good Luck

Comments

Tentang JIN

Asalamualaikum wr wb,

Syukur Alhamdulilah,sampai saat ini Allah masih masih memberi ku nafas kehidupan dan insyAllah aku masih beriman dalam Islam selama hidupku. Berikut ini aku akan menulis bab mengenai jin, yang aku baca dari sebuah situs islami.

Semoga kita bisa sama – sama mengamalkan ilmu ini,

1) Jin berasal dari Jan (Bapak Jin) dengan gelarnya adalah Azazil. Diciptakan dari api (biru), dan telah beramal selama puluhan ribu tahun lamanya.

2) Allah Swt telah memerintahkan kepada jin untuk tunduk menghormati Nabi Adam As, tetapi mereka telah ingkar. Allah swt kemudian melaknat dan memerintahkan mereke
turun ke bumi. Golongan Jin terbagi menjadi dua yaitu Jin Islam dan Syaitan.

3) Jin Islam pula terbagi menjadi dua yaitu Jin Islam (Soleh) dan Jin Tidak Islam (Tidak Soleh). Syaitan dan turunan kesemuanya jahat (tidakIslam).

4) Makanannya dari Api (Asap). Itu sebabnya orang-orang yang percaya Klenik / Perdukunan selalu menggunakan kemenyan kerena Jin paling suka dengan asap yang busuk. Makanya jangan heran dengan orang – orang yang percaya dengan pedukunan , suka sekali dengan asap kemenyan karena mereka termasuk golongan syaitan. Yang suka merokok hati – hati juga lama – lama bisa jadi Jin (haha :evil:)

5) Tempat tinggal Jin seperti di awan, sungai, hutan, danau, laut, tempat-tempat tinggi (klcc), tandas dan kubur.

6) Apabila ingin buang air di perjalanan (contohnya jalanraya), perlu baca " Sala Mun, ’Ala Sulaiman, Fil ’alamin." Menurut riwayat jin sangat takut dengan Nabi Sulaiman. Orang-orang Jawa Sangat Suka membaca ucapan, "Ya Mbahe rekso, Kulo Bade Pipis" Artinya mengangkat jin si penunggu tempat sebagai Mbah-nya orang yang akan buang air. So artinya yang terbiasa mengucapkan kalimat ini jadi cucu cicit jin!!!! :cry:

7) Jin tidak mengetahui akan alam ghaib, itu sebabnya jika ada dukun yang tahu menilik-nilik nasib, jelas orang pembohong, Sesuai dengan kisah Nabi Sulaiman, memerintahkan jin untuk membangun istananya, hingga Nabi Sulaiman meninggal pun jin tidak tahu. Selama Nabi Sulaiman duduk dikursinya dengan tongkat kayu. Dan jin masih tekun bekerja di hadapan-nya.Sampai akhirnya rayap memakan tongkatnya dan tongkat tersebut rapuh dan kemudian Nabi Sulaiman pun jatuh, maka barulah tahu oleh jin bahawa NabiSulaiman telah mangkat / meninggal.

8) Manusia juga dilarang membuang air di danau – danau yang airnya tenang, terutama di waktu tengah malam. Jin suka mandi di situ, waktu itu.Di larang juga buang air di lubang-lubang (tanah).

9) Rumah-rumah yang lama tidak berpenghuni atau rumah yang baru siap akan dihuni, jin suka tinggal di situ. Sebelum tinggal di rumah baru, di usahakan membaca surah Al-Baqarah, sehingga jin pergi habis. Jin lari selama 3 hari. Tidak perlu kemeyan atau jampi2x!!!

10) Jika ada anak kecil menangis tengah malam, azankan 7 ~ 10 kali, jika tidak bacakan ayat Kursi dengan cara 9 kali berhenti.

* Kalau rajin..Tolong sebarkan tentang ilmu jin ini kepada saudara Muslim Muslimat yang lain. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang kekal bagiorang yang mengajarinya meskipun dia sudah mati.

Comments

Spam Gendeng

Spam emang sering bikin pusing kepala, buat admin jaringan mungkin penyakit web yang satu ini nggak bisa dianggap remeh, pas lagi enak-enaknya nyantai, tahu – tahu bandwidth di jaringan jalan dengan load yang lumayan tinggi, padahal beban penggunaan internet seperti biasanya tidak pernah seperti ini.

usut punya usut, setelah dilakukan checking di mesin server ternyata ada host dari negara lain (biasanya dari China, dan Korea),yang memanfaatkan mail server kita untuk me-relay spam – spam yang mereka kirim, kalo gak kelakuan para Hacker Gendeng ya siapa lagi ?, solusinya sebenarnya mudah, yaitu dengan melakukan blocking route terhadap network network penghasil spam (Spam Generator)


Langkah Pertama,

Pada langkah ini kita harus melakukan check dari sisi email server kita, lakukan parsing port 25 dengan melihat network – network yang memanfaatkan email server kita. Berikut ini saya contohkan hasil capture langkah pertama :

root@ptpn-xi:~# netstat -na | grep 25
tcp 0 1 203.201.172.67:36651 211.115.219.6:25 SYN_SENT
tcp 0 1 203.201.172.67:36638 211.233.54.231:25 SYN_SENT
tcp 0 1 203.201.172.67:36662 61.97.70.6:25 SYN_SENT
tcp 0 1 203.201.172.67:36661 61.97.70.6:25 SYN_SENT
tcp 0 1 203.201.172.67:36660 61.97.70.6:25 SYN_SENT
tcp 0 1 203.201.172.67:36659 61.97.70.6:25 SYN_SENT
tcp 1 7 203.201.172.67:36658 61.97.70.6:25 CLOSING

Dari informasi diatas dapat kita lihat bahwa mail server kita sedang diakses oleh host dengan IP 211.115.219.6 , 211.233.54.231 dst . Dua buah IP ini patut kita curigai, dia berasal dari mana ?


Langkah Kedua,

Setelah kita mengetahui IP yang kita curigai, saat-nya kita melakukan finger print, IP – IP ini milik siapa ?, sebenarnya kita bisa juga melihat IP – IP yang berfungsi sebagai spam host dengan melihat di Internet (alamat-nya loe cari sendiri yach):???:, tp cara seperti ini saya anggap tidak efektif, karena bisa jadi host yang berfungsi sebagai spam host lagi terjangkit virus. That all… Okey Kembali ke topik,

Sekarang kita cari informasi terhadap IP ini, caranya klik alamat berikut ini http://www.dnsstuff.com/ atau ke tools nya langsung http://member.dnsstuff.com/pages/tools.php

Pilih ip tools, kemudian isi IP Information dengan IP yang dicurigai, perhatikan informasi yang didapatkan

Iptools

IP Information – 211.115.219.6

IP address: 211.115.219.6
Reverse DNS: [Unknown]
Reverse DNS authenticity: [Unknown]
ASN: 9848
ASN Name: GNGAS (GNG Networks)
IP range connectivity: 1
Registrar (per ASN): APNIC
Country (per IP registrar): KR [Korea-KR]
Country Currency: KRW [Korea (South) Won]
Country IP Range: 211.112.0.0 to 211.119.255.255
Country fraud profile: Normal
City (per outside source): Seoul, Kyonggi-Do
Country (per outside source): KR [Korea-KR]
Private (internal) IP? No
IP address registrar: whois.apnic.net
Known Proxy? No

Langkah ketiga,

Langkah berikutnya adalah langkah terakhir, yaitu melakukan blocking terhadap network spam host dari table routing server kita.

pada tulisan ini, saya simpan script blocking di /etc/init.d/reject-route

joe /etc/init.d/reject-route

#Sumber Spam

/sbin/route add -net 125.110.0.0/16 reject

/sbin/route add -net 211.218.200.0/24 reject

/sbin/route add -net 202.30.143.0/24 reject

/sbin/route add -net 211.115.80.0/24 reject

.:GoodLuck:.

Comments